Selasa, 06 Juli 2021

AHY Ungkap Pola Upaya Kudeta Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (dok. partai emokrat)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berbicara di hadapan kader partai (dok. partai demokrat)

 

AHY saat memberikan keterangan pers mengungkap upaya kudeta di tubuh Partai Demokrat (dok. partai demokrat)

Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap motif upaya kudeta kepemimpinan Partai Demokrat. Dalam pesannya kepada pengurus tingkat pusat dan daerah serta semua kader Partai Demokrat, Rabu (17/2), AHY memaparkan, beberapa pola yang dilakukan untuk mengkudeta dirinya dari kursi ketum Demokrat. Pertama, berupaya untuk mempengaruhi para pemilik suara.

“Tidak berhasil, mereka mencoba mempengaruhi pengurus DPD dan DPC. Tidak berhasil, mereka mencoba mempengaruhi mantan Pengurus yang kecewa, dan mengklaim bahwa itu merepresentasikan pemilik suara,” jelas AHY.

Kedua, berupaya mencoba mempengaruhi kita semua dengan mengklaim telah berhasil mengumpulkan suara sekian puluh bahkan sekian ratus suara. “Padahal itu hoax dan tipuan belaka. Kemudian, mereka juga menggunakan alasan KLB karena faktor internal, padahal persoalannya adalah eksternal, yakni kelompok ini sangat menginginkan seseorang sebagai Capres 2024 dengan jalan menjadi Ketua Umum PD melalui KLB,” papar AHY.

Dalam pesan tersebut AHY juga menegaskan, Presiden Joko Widodo tidak tahu menahu masalah tersebut. “Saya sudah mendapatkan sinyal bahwa Bapak Presiden tidak tahu menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya itu. Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD (Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat-red) untuk menakut-nakuti para kader. Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tapi kelompok ini berusaha memecah belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu,” tegas AHY. (MAR/IJS)

 

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Leave a Replay

Kuasa Hukum Gunawan Raka memberikan keterangan kepada wartawan

Terdesak Lantaran Utang, PT Grama Bazita Pailit

JAKARTA – Sejumlah debitur mempertanyakan itikat baik Perusahaan Konstruksi PT Grama Bazita dalam menyelesaikan sejumlah utangnya. Ini terlihat dengan tidak adanya proposal perdamaian yang disampaikan