Selasa, 06 Juli 2021

Hadiri Acara PKB, Jokowi Apresiasi Tokoh Agama Dalam Menjaga Kerukunan

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, (Foto: Sekretariat Presiden)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah akan menindak tegas semua pelaku dibalik tindakan intoleransi yang mengancam rusaknya kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sikap pemerintah tersebut dinilai sebagai bentuk respons dari sejumlah peristiwa terorisme yang terjadi belakangan waktu lalu.

“Tindakan terorisme ini lahir dari cara pandang dan pemahaman yang salah dan tidak menjunjung tinggi nilai agama,” ujar Jokowi, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, tindakan intoleransi tersebut merupakan kejahatan kemanusiaan yang berpotensi memecah belah keberagaman dan kerukunan bangsa Indonesia.

Ia mengatakan, komitmen pemerintah akan terus menjaga bhineka tunggal ika dan memprioritaskan toleransi dalam moderasi beragama.

Hal tersebut disampaikan presiden ke-7 itu dalam agenda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yakni Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Musyawarah Alim Ulama di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Jokowi yang membuka acara tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama yang terus mendukung pemerintah dalam menjaga kerukunan bangsa dan penanganan pandemi Covid-19.

“Dukungan para tokoh agama sangat penting agar semua elemen masyarakat tetap saling mendukung dan menopang, saling membantu menjadi sebuah kekuatan yang sangat dahsyat untuk mengatasi segala tantangan bangsa hari ini dan ke depan yang tidak semakin mudah,” ujarnya.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengungkapkan, partainya mendukung program pemerintah dalam upaya penangan pandemi dan pemulihan ekonomi akibat pandemi.

“Kami akan mengupayakan percepatan pemulihan kebangkitan Indonesia pasca pandemi Covid-19. PKB mendukung sepenuhnya seluruh langkah presiden dalam mempercepat perbaikan kondisi ekonomi nasional,” pungkasnya.

(HMD/IJS)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Leave a Replay

Kuasa Hukum Gunawan Raka memberikan keterangan kepada wartawan

Terdesak Lantaran Utang, PT Grama Bazita Pailit

JAKARTA – Sejumlah debitur mempertanyakan itikat baik Perusahaan Konstruksi PT Grama Bazita dalam menyelesaikan sejumlah utangnya. Ini terlihat dengan tidak adanya proposal perdamaian yang disampaikan