Selasa, 06 Juli 2021

Masih Betah Bersama Nasdem, Bima Arya Harapkan Hingga Tingkat Wilayah

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (Sumber: bogor-kita.com)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Jakarta – Wali Kota Bogor Bima Arya meminta kepada Partai Nasdem untuk terus mengawal pemerintahan Kota Bogor hingga akhir masa jabatannya berakhir di tahun 2023 mendatang.

Partai Nasdem merupakan salah satu partai politik (parpol) yang mengusung Bima Arya Sugiarto mendapatkan posisi wali kota Bogor di tahun 2018 lalu.

“Nasdem telah banyak memberikan kontribusi pada masa kepemimpinan kami di Kota Bogor, saya menginginkan hal itu terus berjalan karena di masa yang akan datang keadaannya semakin dinamis,” ujar Bima Arya, Senin (5/4/2021).

Dalam rapat koordinasi Partai Nasdem yang sekaligus pelantikan pengurus DPD dan DPC Partai Nasdem Kota Bogor, Minggu (4/4/2021), Bima mengungkapkan keinginannya bersama Nasdem berlanjut hingga tingkat wilayah.

“Berkecimpung di dunia politik harus memiliki modal utama yakni, gagasan, jaringan dan keuangan seperti yang dimiliki oleh Pak Benninu Agroebie,” katanya.

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bogor Benninu Agroenie mengungkapkan rasa syukur karena Nasdem hingga saat ini masih bertahan untuk bekerja sama dalam membangun Kota Bogor.

“Meski ditengah kondisi sulit seperti pandemi Covid-19 yang saat ini kita hadapi bersama, Partai Nasdem tetap memiliki tujuan kuat di Kota Bogor ini,” ujar Benninu.

Menurutnya, Partai Nasdem memiliki struktur organisasi yang lengkap hingga tingkat terendah untuk meraih kemenangan. Selain itu, kekompakan para kader partai juga menjadi salah satu faktor yang sangat penting.

(HMD/IJS)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Leave a Replay

Kuasa Hukum Gunawan Raka memberikan keterangan kepada wartawan

Terdesak Lantaran Utang, PT Grama Bazita Pailit

JAKARTA – Sejumlah debitur mempertanyakan itikat baik Perusahaan Konstruksi PT Grama Bazita dalam menyelesaikan sejumlah utangnya. Ini terlihat dengan tidak adanya proposal perdamaian yang disampaikan